Bootstrap

Ayat-ayat dan Tema-tema Pokok Kitab Ayub

Tafsiran Alkitab / Dibuat oleh Proyek Teologi Kerja
Key verses job

Ayat

Tema

Ayub 1:9-10 - Jawab Iblis kepada TUHAN: "Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut akan Allah? Bukankah Engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan keluarganya serta segala yang dimilikinya? Apa yang dikerjakannya telah Kauberkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri itu.”

Jika kesetiaan pada Allah tergantung pada kemakmuran yang Dia berikan pada kita, iman kita pada dasarnya akan dangkal, dan pada tingkat terburuk bisa dipertanyakan.

Ayub 1:20-21 - Ayub pun berdiri, mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, lalu sujud dan menyembah. Ia berkata, "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke sana. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!”

Respons paling tepat terhadap kegagalan dalam kehidupan pekerjaan kita adalah mengakui otoritas Allah atas segala masalah kehidupan, entah yang tampaknya baik atau buruk.

Ayub 28:28 - Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan adalah akal budi.

Semua kesuksesan yang berarti dalam ekonomi Allah harus dimulai dengan rasa takut yang sehat akan Tuhan.

Ayub 31:13-15 - “Jikalau aku mengabaikan hak budakku laki-laki atau perempuan, ketika mereka beperkara dengan aku, apa yang akan kuperbuat, kalau Allah bangkit berdiri; kalau Ia mengadakan pengusutan, apakah jawabku kepada-Nya? Bukankah Ia, yang membuat aku dalam kandungan, membuat orang itu juga? Bukankah satu juga yang membentuk kami dalam rahim?”

Memperlakukan karyawan dengan setara karena mereka juga diciptakan segambar dengan Allah akan menciptakan rasa hormat dan martabat dalam relasi itu.

Ayub 38:36 - Siapa menaruh hikmat dalam awan-awan atau siapa memberikan pengertian kepada gumpalan mendung?

Allah adalah Pencipta dan Penopang segala kemampuan kita. Gagal mengakui peran Allah dalam kesuksesan karier kita akan mempersempit perspektif kita dan membawa kita menghadapi pergumulan rohani.