Ayat dan Tema Kunci dalam Kejadian 12-50
Tafsiran Alkitab / Dibuat oleh Proyek Teologi Kerja
Ayat | Tema |
Kejadian12:1-4a Berfirmanlah TUHAN kepada Abram, “Pergilah dari negerimu, dari sanak saudaramu, dan dari rumah bapamu ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu. Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, memberkati engkau, serta membuat namamu masyhur, dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat. | Berkat Allah tidak dibatasi untuk menguntungkan satu orang. Tujuannya adalah memampukan umat -Nya untuk menjadi berkat bagi orang lain. Iman yang sehat menurut Alkitab itu bukan sekadar perasaan; tetapi respons aktif terhadap firman Tuhan. |
Kejadian 13:2 Abram sangat kaya, memiliki banyak ternak, perak, dan emas. | Kekayaan tidak selalu merupakan tanda perkenan Allah atau upah atas kebaikan moral kita. Saat Allah memberikan kekayaan, kita patut memikirkan bagaimana menggunakan pemberian itu untuk memberkati sesama. |
Kejadian 13:8-9 Berkatalah Abram kepada Lot, “Janganlah kiranya ada pertengkaran antara aku dan engkau, dan antara gembalaku dan gembalamu, sebab kita ini kerabat. Bukankah seluruh negeri ini ada di hadapanmu? Baiklah engkau memisahkan diri dariku. Jika engkau ke kiri, aku ke kanan; jika engkau ke kanan, aku ke kiri.” | Kemurahan hati dapat melampaui memberikan milik kita secara cuma-cuma. Memberikan orang lain peran aktif dalam mengambil keputusan menunjukkan sikap hormat kita kepada mereka sekaligus keyakinan kita pada pemeliharaan Allah atas kita. |
Kejadian 14:22-23 Tetapi kata Abram kepada raja Sodom itu, “Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Maha Tinggi, Pencipta langit dan bumi: Aku tidak akan mengambil apa pun dari semua milikmu itu, seutas benang atau tali kasut pun tidak, supaya engkau tidak dapat berkata: Aku telah membuat Abram menjadi kaya.’” | Untuk menghindari kemungkinan orang menuduh kita berutang budi kepada mereka, orang percaya mungkin harus rela menolak apa yang menjadi hak mereka, demi tercapainya tujuan-tujuan Allah melalui mereka. |
Kejadian 15:1 Kemudian datanglah firman TUHAN kepada Abram dalam suatu penglihatan, “Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar.” | Percaya kepada komitmen Allah terhadap perjanjian-Nya bagi kita adalah penawar ampuh untuk menghilangkan rasa takut dan ketidakpastian kita. |
Kejadian 18:3-5 Abraham berkata, “Tuanku, jika aku mendapat kemurahan hati Tuanku, janganlah kiranya berlalu dari hambamu ini. Biarlah diambil air sedikit, basuhlah kakimu dan beristirahatlah di bawah pohon ini. Aku akan mengambil sepotong roti supaya Tuan-tuan segar kembali, kemudian Tuan-tuan boleh meneruskan perjalanan. Sebab, untuk itulah Tuan-tuan telah datang di tempat hambamu ini.” | Ada harga yang harus dibayar untuk menunjukkan keramahtamahan, tetapi hal itu memberikan kita konteks untuk membangun hubungan dan mengundang kehadiran Allah. |
Kejadian 18:19 Sebab, Aku [TUHAN] telah memilih dia [Abraham], supaya ia memerintahkan anak-anaknya dan keturunannya untuk tetap mengikuti jalan TUHAN dengan melakukan kebenaran dan keadilan; juga supaya TUHAN memberi kepada Abraham apa yang dijanjikan-Nya kepadanya.” | Mengikuti cara Allah menuntut iman yang dinyatakan di depan sesama manusia. Sebagai orang percaya, kita secara aktif bekerja menyatakan yang benar dan adil, untuk saat ini dan untuk generasi selanjutnya. |
Kejadian 23:16 Abraham mendengarkan usul Efron. Ia menimbang perak untuk Efron, sebanyak yang dimintanya di hadapan bani Het, empat ratus syikal perak, seperti yang berlaku di antara para saudagar. | Orang percaya dapat memilih untuk menghormati Allah dengan bekerja sebaik mungkin, tidak mengikuti kebiasaan atau tradisi yang keliru. |
Kejadian 24:12 Berkatalah ia, “TUHAN, Allah tuanku Abraham, buatlah kiranya aku berhasil hari ini, tunjukkanlah kasih setia-Mu kepada tuanku Abraham.” | Orang percaya yang diberi tanggung jawab melayani orang-orang yang mengutus mereka dengan bergantung pada kuasa Allah dan bekerja untuk kemuliaan Allah. |
Kejadian 32:26 Sahut Yakub, “aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku.” | Banyak orang menghalalkan segala cara untuk meraih keinginan mereka. Berlawanan dengan itu, orang percaya menyadari bahwa berkat Allah merupakan hadiah, karunia, anugerah, yang akan diterima pada waktu-Nya. |
Kejadian 33:10 Sahut Yakub, “Janganlah kiranya demikian. Jika aku mendapat kemurahan hatimu, terimalah pemberianku ini dari tanganku, karena melihat wajahmu saja bagiku serasa melihat wajah Allah, dan engkau berkenan kepadaku …” | Pekerjaan rekonsiliasi mungkin paling sulit dilakukan dengan orang-orang terdekat kita, tetapi karena kita memiliki Sang Sumber Damai, yaitu Kristus, kita dapat mempromosikan rekonsiliasi ke seluruh dunia. |
Kejadian 37:5 Suatu kali Yusuf bermimpi, lalu ia menceritakan mimpinya itu kepada saudara-saudaranya. Itulah sebabnya mereka semakin membencinya. | Kecemburuan, iri hati, dan fitnah adalah musuh yang menakutkan. Tetapi Allah memanggil umat-Nya untuk bersabar dan memiliki iman yang aktif menantikan apa yang sudah dijanjikan Tuhan dalam firman-Nya. |
Kejadian 39:3-4 Tuannyamelihat bahwa TUHAN menyertai dia dan bahwa apa pun yang dikerjakannya, TUHAN membuatnya berhasil. Yusuf mendapat kemurahan tuannya dan menjadi pelayannya. Yusuf pun diberinya kuasa atas rumahnya dan segala miliknya diserahkan ke dalam tangan Yusuf. Kejadian 41:39-40 Kata Firaun kepada Yusuf, “Oleh karena Allah telah memberitahukan semuanya ini kepadamu, tidak ada seorang pun yang begitu berakal budi dan bijaksana seperti engkau. Engkaulah yang menjadi pemegang kuasa atas istanaku, dan seluruh rakyatku akan diatur oleh perintahmu. Hanya takhta inilah kelebihanku daripadamu.” | Mengetahui bahwa Allah telah menempatkan orang-orang percaya di mana Dia mau mereka berada, memampukan orang percaya melayani dengan setia, terlepas ada tidaknya pengaruh dan ketenaran yang mungkin diperolehnya dengan pekerjaan itu. |
Kejadian 39:8-9 Tetapi Yusuf menolak dan berkata kepada istri tuannya itu, “Dengan kehadiranku tuanku tidak perlu lagi memusingkan apa pun yang ada di rumah ini dan ia telah menyerahkan segala miliknya ke tanganku. Bahkan di rumah ini ia tidak lebih besar daripadaku, dan tidak ada yang tidak diserahkannya kepadaku kecuali engkau, sebab engkau istrinya. Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?” | Umat Allah memiliki tanggung jawab ganda: bekerja langsung kepada atasan manusia dan utamanya bertanggung jawab kepada Allah. Kehidupan yang saleh tidak menjamin umat Allah akan selalu terluput dari perlakuan yang tidak adil. |
Kejadian 41:16 Sahut Yusuf kepada Firaun, “Bukan aku, melainkan Allah yang akan memberitakan kesejahteraan kepada Tuanku Firaun.” | Umat Allah sepatutnya memuji Allah atas keterampilan yang mereka miliki, tetapi juga harus bijak melakukannya di tempat kerja, mengingat tidak semua orang di sana memiliki iman yang sama. |
Kejadian 44:32 Tetapi, hambamu ini telah menjadi jaminan bagi anak itu di hadapan ayahku dengan mengatakan: Jika aku tidak membawadia kembali kepadamu, aku berdosa kepadamu, Ayahku, seumur hidupku. | Dalam situasi yang ekstrem, seorang pemimpin yang saleh mungkin harus membuat pengorbanan pribadi yang mahal untuk menepati janjinya dan untuk melindungi yang lemah. |
Kejadian 50:20 [Yusuf berkata kepada saudara-saudaranya) Memang kamu telah merencanakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah merencanakannya demi kebaikan, untuk mewujudkan apa yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup banyak orang. | Saat pengampunan menjadi cara hidup, jauh lebih mudah untuk memaafkan orang yang bersalah kepada kita dan melihat kebaikan rencana Allah dalam jangka panjang. |