Bootstrap

Hak-hak Penyandang Disabilitas (Imamat 19:14)

Tafsiran Alkitab / Dibuat oleh Proyek Teologi Kerja
Doctor 73117 620

“Janganlah kaukutuki orang tuli dan di depan orang buta jangan kautaruh batu sandungan, tetapi engkau harus takut akan Allahmu. Akulah TUHAN” (Imamat 19:14).

Perintah-perintah ini memberikan gambaran yang jelas tentang perlakuan kejam terhadap penyandang disabilitas. Orang tuli tidak dapat mendengar kutukan, dan orang buta tidak dapat melihat batu sandungan. Dengan alasan ini, Imamat 19:14 mengingatkan umat Israel supaya “takut akan Allahmu” yang mendengar dan melihat bagaimana setiap orang diperlakukan di tempat kerja. Sebagai contoh, pekerja penyandang disabilitas belum tentu memerlukan perabot dan peralatan kantor yang sama dengan pekerja yang bukan penyandang disabilitas. Namun, mereka perlu diberi kesempatan untuk bekerja produktif semaksimal yang mereka mampu, seperti semua orang lainnya. Dalam banyak kasus, yang paling dibutuhkan penyandang disabilitas bukanlah dijaga/dicegah untuk bekerja dalam pekerjaan-pekerjaan yang mampu mereka lakukan. Sekali lagi, perintah dalam kitab Imamat bukanlah bahwa umat Allah harus bersedekah kepada orang lain, tetapi bahwa kekudusan Allah memberi hak kepada semua orang yang diciptakan menurut gambar-Nya untuk mendapatkan kesempatan yang layak untuk bekerja.