Kesetiaan Allah mendasari produktivitas manusia, tetapi manusia harus melakukan pekerjaan yang nyata.
Kerja keras Nehemia dan orang-orangnya mengingatkan kita bahwa memercayai Allah tidak berarti duduk berpangku tangan menanti solusi...
Perempuan Pemberani “senang bekerja dengan tangannya” (Amsal 31:13), yang berarti ia memilih, atas kemauannya sendiri, untuk bekerja tak kenal lelah dalam mencapai tujuan-tujuan keluarga.
Kerajinan Perempuan Pemberani memberinya kegairahan akan hari depan.